Update Data Covid-19 Kabupaten Grobogan

Grobogan tanggap corona http://corona.grobogan.go.id/

vcorona

Pemerintah Kabupaten Grobogan tanggap penanganan corona Virus Disease-2019 (COVID-19) dengan membuka layanan tanggap darurat Dinas Kesehatan (PSC) 08112930119 atau melaui Call Center 112. Jika terdapat gejala-gejala terinfeksi covid-19 dapat segera melaporkannya ke nomor tersebut dan petugas siaga 24 jam. Gejala-gejala klinis seseorang yang terinfeksi covid-19 meliputi : demam (suhu tubuh di atas 38 derajat celcius); batuk pilek; sakit tenggorokan; letih lesu; dan gangguan pernafasan.

WhatsApp Image 2020 03 17 at 10.14.52 1WhatsApp Image 2020 03 17 at 10.14.52

Demi mencegah persebaran covid-19 dan menindaklanjuti instruksi Gubernur Jawa Tengah, Pemkab Grobogan meliburkan Sekolah PAUD, TK, SD, SMP, SLB, dan SMA Sederajat di Kabupaten Grobogan selama 14 hari mulai Senin (16/3/2020). Pemkab juga menghimbau masyarakat untuk tetap tenang jangan panik namun harus waspada dengan melalukan GERMAS (Gerakan Masyarakat Hidup Sehat), kurangi berpergian, dan menghindari keramaian.  Gerakan Masyarakat Hidup Sehat meliputi : Makan makanan yang bergizi dan seimbang; rajin olahraga dan cukup istirahat; menjaga kebersihan diri dan lingkungan; cuci tangan dengan sabun sesering mungkin; menggunakan masker bila flu atau batuk; menutup mulut dengan lengan atas bagian dalam ketika batuk atau bersin; memakan makanan yang dimasak dengan matang sempurna; segera ke fasilitas kesehatan bila terdapat gejala terinfeksi covid-19 (demam, batuk pilek, lemas, dan sesak nafas); serta kurangi aktifitas di keramaian publik.

Dikarenakan informasi tentang Covid-19 banyak beredar tidak jelas sumbernya, WHO mengeluarkan informasi bantahan beberapa informasi yang beredar di masyarakat. Dalam hal ini jangan mudah percaya dengan informasi dari pihak manapun tanpa validitas resmi.

Berikut informasi dari WHO:

  • Iklim cuaca panas dan lembab (seperti Indonesia) tidak bisa mencegah Coronavirus.
  • Cara terbaik untuk melindungi diri dari COVID-19 adalah dengan sering membersihkan tangan. Hilangkan virus yang mungkin ada di tangan    Anda dan hindari infeksi yang dapat terjadi saat menyentuh mata, mulut, dan hidung Anda.
  • Cuaca dingin dan salju TIDAK BISA membunuh coronavirus baru.
  • Mandi air panas TIDAK mencegah Covid-19.
  • Coronavirus baru TIDAK DAPAT ditransmisikan melalui produk atau barang dari Cina atau negara mana pun di mana kasus telah dilaporkan.
  • Coronavirus baru TIDAK DAPAT ditularkan oleh gigitan nyamuk.
  • Hanya menggunakan pengering tangan Tidak efektif untuk membunuh coronavirus baru. Sebelum menggunakan pengering tangan, cuci tangan menggunakan antiseptik.
  • Jangan gunakan lampu ultraviolet (UV) untuk mensterilkan tangan atau area kulit lainnya, karena radiasi ultraviolet dapat menyebabkan iritasi kulit.
  • Alat pendeteksi suhu panas tubuh tidak menjamin mampu mendeteksi Coronavirus. Jika orang yang terinfeksi sudah mengalami demam, alat ini cukup berguna. Namun, interval waktu seseorang terinfeksi hingga terjadi demam adalah 2 hingga 10 hari.
  • Jangan menyemprotkan alkohol atau klorin ke seluruh tubuh Anda dengan maksud membunuh coronavirus. Yang harus dicatat, alkohol dan klorin mungkin berguna untuk mendisinfeksi permukaan, tetapi harus digunakan sesuai dengan rekomendasi yang tepat.
  • Saat ini, tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa hewan peliharaan seperti anjing atau kucing dapat terinfeksi virus corona baru. Namun, disarankan selalu mencuci tangan dengan sabun dan air setelah kontak dengan hewan peliharaan Anda.
  • Vaksin pneumonia tidak bisa melindungi Anda dari Covid-19, virus ini membutuhkan vaksin khusus. Hingga saat ini vaksin Covid-19 belum ditemukan, masih dalam tahap penelitian.
  • Air garam tidak bisa melindungi Anda dari infeksi Covid-19.
  • Bawang putih tidak bisa melindungi Anda dari infeksi Covid-19.
  • Orang dari segala usia berpotensi terinfeksi Covid-19. Orang dengan usia tua dan orang-orang dengan kondisi penyakit seperti asma, diabetes, penyakit jantung, lebih rentan karena kondisi kesehatan mereka buruk.
  • Obat antibiotik TIDAK efektif dalam pencegahan dan pengobatan coronavirus baru. Yang harus dicatat, antibiotik bekerja untuk melawan bakteri, sedangkan Covid-19 adalah virus.
  • Sampai saat ini, tidak ada obat khusus yang direkomendasikan untuk pencegahan atau pengobatan coronavirus baru (Covid-19). Namun, mereka yang terinfeksi virus harus menjalani perawatan yang tepat untuk meredakan dan mengobati.

 

Sumber Terkait : 

 

Kantor Dinas

Kunjungan

Hari ini 23

Minggu ini 171

Bulan ini 1696

Keseluruhan 22021

Currently are 3 guests and no members online

Kubik-Rubik Joomla! Extensions

Komentar

jaelani
Selamat dengan adanya website dinas. Harapan kami informasi yang ditampilkan selalu up to date.
Thursday, 19 October 2017
Go to top