D I S K O M I N F O

KABUPATEN GROBOGAN

Membangun pemerintahan digital bukan sekadar soal teknologi, melainkan tentang menyatukan arah, menyelaraskan visi, dan memperkuat komitmen lintas sektor demi pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat.

Kegiatan diawali dengan Laporan dari Kepala Dinas Kominfo Grobogan Bapak Mudzakir Walad menyampaikan hasil penyusunan Arsitektur SPBE Kabupaten Grobogan dan mendorong pemahaman serta komitmen perangkat daerah dalam mendukung transformasi digital pemerintahan. Diharapkan kegiatan ini memperkuat sinergi dalam implementasi SPBE guna menciptakan layanan publik yang efektif, terintegrasi, dan akuntabel.

Plh. Sekda, Wahyu Susetijono, membuka kegiatan peningkatan awareness dan pemahaman tentang Arsitektur Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di Gedung Riptaloka, Rabu (28/5/2025).

Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan momentum penting untuk menyamakan persepsi, meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, serta memperkuat komitmen bersama dalam membangun ekosistem digital pemerintahan yang solid dan berkelanjutan.

Setiap Perangkat Daerah wajib menjadi bagian dari sistem yang terintegrasi dan saling mendukung melalui arsitektur SPBE yang dirancang secara holistik.

Tanpa pemahaman menyeluruh dan kesadaran bersama, penerapan SPBE berisiko berjalan secara parsial dan menghambat upaya reformasi birokrasi digital yang sedang didorong secara konsisten.

SPBE adalah fondasi utama untuk mewujudkan birokrasi yang efektif, transparan, akuntabel, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Indeks SPBE Kabupaten Grobogan terus menunjukkan tren positif, dari 2,51 pada tahun 2021 menjadi 3,57 pada tahun 2024.

Namun, capaian tersebut perlu dijaga dengan penguatan tata kelola yang berkelanjutan, peningkatan kapasitas SDM, serta penyesuaian layanan publik yang adaptif dan berorientasi pada kebutuhan pengguna.

Narasumber dari Digitama Yogyakarta, Pradiptya Setyahadi, turut menekankan pentingnya integrasi sistem antarinstansi serta layanan publik yang proaktif, personal, dan terpadu sepanjang siklus hidup warga.

Dalam konteks ini, komitmen pimpinan perangkat daerah menjadi fondasi utama agar transformasi digital dapat berjalan nyata dan berdampak positif bagi masyarakat luas.

Pemkab Grobogan berkomitmen menghadirkan pelayanan publik yang lebih terbuka, efisien, dan bermakna melalui digitalisasi birokrasi yang adaptif dan berkelanjutan.

Melalui langkah ini, harapan untuk mewujudkan pemerintahan yang lebih dekat dengan masyarakat dan mampu menjawab kebutuhan zaman semakin terbuka lebar.

Comments are closed